Pemasaran Melalui Media Sosial Jadi Lebih Efektif dengan Trik Ini

Pemasaran Melalui Media Sosial Pemasaran Melalui Media Sosial Jadi Lebih Efektif dengan Trik Ini
Pemasaran Melalui Media Sosial Jadi Lebih Efektif dengan Trik Ini - Sudah menjadi hal yang lumrah bila keberadaan beranekaragam #media sosial di masa kini dimanfaatkan untuk tujuan pengembangan bisnis. Dengan konsep yang lebih modern, lebih unik, pebisnis modern mencoba untuk menyampaikan visi dan misi bisnis mereka melalui media sosial yang saat ini banyak digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat dari bermacam-macam tingkat ekonomi. Hal ini memang cukup unik dan kreatif, mengingat media sosial telah menjadi media penyebaran informasi yang sangat efektif dan mempengaruhi persepsi banyak orang.

Walaupun menggunakan media sosial adalah sebuah strategi bisnis yang tepat, kita tentu harus memahami esensi penggunaan media sosial bagi masyarakat modern. Melalui persamaan persepsi dengan para pengguna media sosial lainnya, kita dapat mencari tahu mengenai ekspektasi apa yang diharapkan dari produk bisnis kita. Nah, agar kita menjadi lebih kreatif dan cermat dalam menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran, pelajari dulu yuk beberapa triknya berikut ini:

1. Tentukan Target dan Jenis Media yang Akan Digunakan

Kalangan mana yang menjadi target kita dalam memasarkan produk? Apakah target kita adalah pengguna media sosial yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa, atau kalangan eksekutif muda yang memiliki segudang rutinitas? Ini tentu harus kita pelajari terlebih dahulu. Pada umumnya mungkin produk-produk kuliner bisa menjangkau pasar yang lebih luas, sementara produk-produk teknologi dengan harga yang cukup mahal lebih baik difokuskan pada kalangan eksekutif muda atau mahasiswa yang ekonominya memadai.

Selain memutuskan kalangan mana yang akan dijadikan target, kita juga harus fokus memilih media sosial mana yang cocok untuk memasarkan produk kita. Gunakan saja media sosial yang memiliki banyak pengguna seperti#Facebook,  Twitter  atau Instagram. Kita juga bisa menggunakan forum-forum Indonesia yang sering dikunjungi oleh para pengguna internet, seperti Kaskus dan Detik.com. Buatlah perpaduan yang membuat pengguna internet merasa pemasaran, misalnya berikan posting singkat di Twitter atau Instagram untuk mengarahkan para audience ke halaman yang lebih besar lagi, seperti forum atau Facebook Page.

2. The Power of Creative Content

Konten yang seru dan kreatif menjadi salah satu kunci kesuksesan pemasaran melalui media sosial. Konten yang seru akan membuat para pengguna internet tertarik untuk selalu mengikuti informasi yang kita berikan. Pilihlah konten yang unsur share tinggi. Pengguna internet akan merasa tertarik untuk membagikan informasi yang menarik.
Kesempatan yang diperoleh dari share tersebut bisa membuat pengguna internet lainnya mulai mengenal informasi dan produk bisnis kita. Dan usahakan untuk membuat konten yang singkat, padat namun menarik agar pengguna internet tak merasa malas untuk membacanya, ya.

3. Jalinlah Komunikasi Efektif Secara Personal

Menentukan target bisnis sudah, memilih konten dan jenis media sosial yang tepat juga sudah. Sekarang saatnya untuk memanfaatkan bantuan dari orang-orang sekitar kita. Memiliki banyak teman Facebook, Twitter atau media sosial lainnya merupakan hal yang positif untuk mulai memperkenalkan bisnis kita.
Coba berikan posting, tweet atau wall post secara internal agar mereka bisa lebih mengenal produk bisnis kita. Langkah ini mungkin efektif bila mereka merasa senang dan ingin membagikan informasi kepada kerabat-kerabat lainnya.So, jangan bosan untuk menjalin hubungan baik dengan kenalan-kenalan di media sosial.

4. Carilah Pihak yang Tepat

Memilih key opinion leader (influencer) yang tepat memang perkara yang susah-susah gampang. Orang yang aktif menggunakan media sosial setiap hari, punya gaya penyampaian yang seru dan punya banyak followers adalah kriteria influencer yang tepat. Kita dapat bekerjasama dengan influencer tersebut untuk mempromosikan bisnis secara efektif melalui media sosial.
Contoh nyatanya yakni, bila kita memiliki #bisnis kuliner, maka kita bisa menjalin hubungan baik dengan food-blogger dan memberitahukan mengenai varian produk dan keunggulan bisnis kita. Dengan demikian food-blogger tersebut tentu tertarik untuk mempopulerkan produk kuliner kita. Ia dapat meyakinkan banyak orang mengenai keunggulan dan citarasa produk kuliner kita.

Jadi, jangan asal membuat akun media sosial saja untuk mencoba mempopulerkan bisnis secara modern ya. Gunakan strategi yang jitu dan minim budget untuk menciptakan sistem pemasaran yang efektif, unik dan digemari banyak orang.

Cara Mencuri Followers di Media Sosial dari Kompetitor

Cara Mencuri Followers di Media Sosial dari Kompetitor

 
Mencuri Followers Cara Mencuri Followers di Media Sosial dari KompetitorJudul artikel ini mungkin terkesan sangat picik dan penuh intrik. Namun judul tersebut hanyalah sebuah kalimat yang bermakna kiasan. Mencuri memiliki makna denotatif bahwa satu pihak akan merasa kehilangan dan satu pihak akan mendapatkan keuntungan.
Mencuri followers yang dimaksud disini adalah bagaimana branding Anda melalui #sosial media mengalami perkembangan yang pesat karena Anda berhasil memanfaatkan sosial media networking yang telah dibangun oleh kompetitor. Berikut ini adalah beberapa tips yang harus Anda perhatikan untuk merebut kesuksesan branding tersebut:

Menemukan Kompetitor Yang Tepat

Pada langkah ini, mulailah mencari kompetitor Anda melalui mesin pencari seperti Google. Saringlah situs-situs yang menurut Anda paling penting berdasarkan beberapa hal seperti jumlah followers di sosial media, frekuensi posting dan tingkat interaksi yang komunikatif. Kunjungilah website-website yang Anda anggap powerful dan memiliki komunitas yang aktif.

1. Buatlah Sebuah Networking Berdasarkan Niche/ Ceruk

Networking merupakan hal yang penting untuk membangun sebuah branding. Anda harus menemukan orang-orang yang memiliki tujuan niche atau kata kunci yang sama seperti apa yang Anda tampilkan. Misalnya saja bila anda sedang mengembangkan website dengan tema healthy lifestyle dan fitness maka beberapa niche yang patut anda gunakan misalnya adalah diet, food combining, olahraga, pria dan wanita, six pack dan beragam niche lainnya yang berkaitan dengan website Anda.

2. Analisa Aktivitas di Facebook

Langkah berikutnya adalah menelusuri aktivitas #Facebook dari kompetitor Anda. Hal ini harus anda lakukan untuk mengetahui topik apa saja yang paling diminati dan mengundang banyak interaksi dari followers kompetitor Anda.
Banyak hal yang dapat anda pelajari dari Facebook kompetitor Anda, seperti gaya posting yang mereka terapkan, konten apa saja yang paling banyak di like dan di share serta jenis konten apa yang kurang mendapatkan respon positif.

3. Analisis Aktivitas di Twitter

Setelah melakukan analisis terhadap Facebook, pasti tak lengkap rasanya bila tak menganalisis sosial media yang satu ini, yakni #Twitter. Karena biasanya sebuah bisnis yang modern dan bonafit akan menggunakan kedua sosial media ini untuk memuluskan upaya branding dan marketing mereka. Salah satu aplikasi yang dapat anda gunakan untuk menganalisis account Twitter competitor anda adalah Twitonomy.
Twitonomy (www.twitonomy.com) akan “membedah” secara lengkap mengenai aktivitas suatu account Twitter, mulai dari rata-rata jumlah posting per hari, jumlah posting yang di retweet oleh followers, jumlah posting yang dijadikan favorite oleh followers hingga jumlah reply yang masuk ke account Twitter tersebut. Melalui Twitonomy pula, Anda dapat melihat mana kompetitor anda yang paling mendapatkan respon positif dari para followersnya.
Dengan melakukan hal ini berarti anda dapat mempelajari konten Twitter apa yang paling banyak diminati dan di retweet oleh para followers. Aksi retweet sangat berguna untuk menyebarluaskan informasi dan branding dari suatu bisnis. Jangan lupa pula untuk mengamati hashtag apa yang sukses membuat kompetitor anda dibicarakan oleh banyak orang di sosial media.

4. Mencuri Followers Kompetitor Melalui Google Plus

Jika anda menggunakan #Google Plusserta browser seperti Google Chrome atau Firefox, maka anda dapat meng-install suatu plugin bernama CircleCount.com. Melalui plugin ini, anda dapat menganalisis sejarah perkembangan kompetitor anda di Google Plus (bila kompetitor anda juga menggunakan Google Plus).
Melalui CircleCount.com, Anda juga dapat melihat siapa saja followers competitor anda yang paling potensial untuk membagikan sebuah informasi. Caranya adalah meng-klik “show the ripples for this post” pada suatu posting-an. Buatlah suatu circle dan mulailah mem-follow para followers kompetitor yang anda anggap potensial. Hal ini akan membuka peluang bagi anda untuk memperluas networking bisnis anda.
Hal-hal tersebut tentu akan membuat anda belajar untuk membangun networking dan menciptakan branding bagi bisnis Anda. Jangan lupa bahwa langkah-langkah tersebut harus diiringi dengan tindakan konsisten lainnya, seperti kualitas bisnis yang maksimal serta adanya konten-konten yang membagikan informasi yang menarik dan kreatif.
Inovasi tanpa akhir akan membuat bisnis anda semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kesempatan yang lebih baik akan datang bila anda mampu memikat hati para pengguna sosial media yang tersebar di seluruh penjuru nusantara bahkan di seluruh dunia.

Hati-hati Dgn Konten Seperti Ini di Facebook atau Twitter

Facebook atau Twitter Hati hati Dgn Konten Seperti Ini di Facebook atau Twitter
Hati-hati Dgn Konten Seperti Ini di Facebook atau Twitter - Pesatnya perkembangan media sosial secara tak langsung turut mendorong perkembangan dan peningkatan cyber crime dengan cara yang lebih canggih. Melakukan penipuan, atau menyebarkan virus dan malware ternyata bisa dilakukan secara mudah melalui berbagai media sosial. So, sebagai masyarakat modern yang aktif menggunakan media sosial, kita harus lebih aktif dan cermat dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari tindak cyber crime.

Dari sekian banyak media sosial yang populer, #Facebook dan #Twitter adalah 2 media sosial yang sering dimanfaatkan oleh para pelaku cyber crime. Untuk meminimalkan kemungkinan menjadi korban cyber crime, alangkah baiknya bila kita menghindari atau tidak meng-klik konten-konten berikut ini di Facebook dan Twitter:

Artikel lain: Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?

1. Berita yang Bikin Penasaran

Berita yang bikin penasaran memang membuat banyak orang jadi tergoda untuk meng-kliknya. Tapi hati-hati lho. Bisa saja itu hanya jebakan yang akan mengarahkan kita ke URL lain yang berisi Malware atau jebakan lainnya. Jadi, mulailah untuk hati-hati dari sekarang. Pastikan untuk memperoleh berita yang kebenarannya bersumber dari informasi yang valid. Pada umumnya sumber yang valid berasal dari website-website ternama, seperti di Indonesia kita kenal Kompas, Okezone, Viva, Detik dan sebagainya.

2. Kartu Berhadiah di Facebook

Akhir-akhir ini marak sekali kejadian bagi-bagi kartu berhadiah di Facebook. Bahkan para pelaku cyber crime dengan modus ini begitu piawai menggunakan motif “teman” yang mengirimkan kartu berhadiah dari Facebook. Karena kita yakin bahwa teman Facebook kita yang mengirimkan kartu berhadiah tersebut maka kita pun tak pikir panjang untuk segera membukanya. Dan ups, jebakan scam lah yang akan kita terima melalui penipuan tersebut.

3. Meminta “Like” Dari Kita

1 dollars for 1 likes…
Donasi 1 dollar untuk setiap 1 like yang diberikan pada konten Facebook. Gambar-gambar yang mengharukan atau berbau kemiskinan biasanya sering kali digunakan sebagai modus untuk mendapatkan banyak like. Dengan iming-iming pemberian bantuan kepada objek dalam konten tersebut senilai 1 dollar untuk setiap 1 like, tentu banyak orang yang tak segan-segan untuk sekedar memberikan like-nya.
Meminta like dari banyak orang adalah modus yang cukup sering terjadi melalui Facebook. Penipuan seperti ini menggunakan trik untuk mengunjungi log activity kita dan memperoleh trafik yang tinggi dari hal tersebut. Solusinya, jangan pernah tergoda untuk memberi like pada konten apapun yang mencurigakan di Facebook.

4. Obat diet? No Way!

Banyak sekali “penjual obat diet” yang berusaha mempopulerkan produknya lewat iklan di Facebook atau Twitter. Padahal obat diet belum tentu di dapat, namun scam lah yang akhirnya diperoleh. Bagi kita yang mengalami masalah dengan kenaikan berat badan, mengakses iklan mengenai obat diet di Facebook atau Twitter bukanlah hal yang bisa menjadi solusi lho. Sebaiknya kita pikirkan berulang kali bila ingin meng-klik iklan obat diet di media sosial.

5. Konten Gambar yang Akan Bergerak

Sering melihat posting Facebook berupa gambar “yang katanya” akan merespon atau bergerak setelah kita memberi komentar atau like? Nah, ini juga harus diwaspadai lho. Jangan-jangan konten tersebut hanya bersifat jebakan yang akan mengarahkan kita pada virus, Malware atau bentuk scam lainnya. Suatu konten gambar berformat GIF biasanya akan otomatis bergerak. Jadi, jangan mudah tergoda dengan konten-konten yang mengiming-imingi hal tersebut, ya.

Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Akun Facebook / FB Baru Dengan Mudah

Ternyata cukup banyak ya hal yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku cyber crime untuk memperoleh keuntungan secara sepihak. Hal ini tentu secara tak langsung merupakan tugas kita untuk mulai berusaha menjadi pengguna internet yang bijak dan cermat dalam situasi dan kondisi apapun. Jangan sampai sikap eksis ala anak gaul malah membuat kita menjadi sasaran empuk perilaku cyber crime di dunia maya.

Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?

Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?Facebook vs Twitter Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?

Bicara soal #media sosial untuk bisnis memang tidak ada habisnya. Salah satu pertanyaan yang kerap kali ditanyakan adalah pertanyaan seperti yang ada di judul artikel kali ini. Tidak ada yang salah sih dengan pertanyaan ini, tujuannya baik – untuk menentukan fokus. Dengan begitu kita tidak membuang-buang tenaga dan waktu untuk melakukan optimasi (yang mungkin saja tidak menghasilkan konversi besar terhadap bisnis yang dibangun). Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?

Perbedaan Antara Facebook dan Twitter

Mari kita bahas terlebih dahulu perbedaan dan kelebihan antara Facebook dan Twitter. Berikut kita bagi dua penjelasannya.

1. Kelebihan Twitter
Media sosial ini sangat cocok untuk interaksi bila Anda menginginkan interaksi langsung dengan follower / customer. Sesuai dengan tagline Twitter “What’s Happening?” secara tidak langsung menggerakkan pengguna untuk senantiasa memantau timeline. Terbukti dengan kita sering muncul di timeline maka akan tercipta interaksi dan mengumpulkan follower baru. Pun, salah satu cara semakin dikenal lagi, gunakan orang terkenal (mereka yang punya banyak follower) sebagai media memperkenalkan produk / jasa Anda di Twitter.
Twitter bagus digunakan sebagai sarana pemberitahuan atau istilah kerennya broadcast. Fiturnya yang simpel memudahkan orang lain me-retweet dan membalas apa yang Anda bagikan. Apa yang Anda bagikanpun segera dibaca oleh follower dari follower Anda tersebut. Inilah salah satu kelebihan Twitter dibandingkan Facebook. Social media Twitter juga jauh lebih mudah dan simpel digunakan, khususnya di perangkat mobile.
Artikel lain: Pemasaran Melalui Media Sosial Jadi Lebih Efektif dengan Trik Ini

2. Kelebihan Facebook
Sosial media Facebook menawarkan engagement yang lebih dalam dengan para customer. Ini karena space untuk memberi komentar jauh lebih besar daripada Twitter. Customer Anda bisa memberikan komentar lebih dalam mengenai produk / jasa Anda.
Berterimakasihlah pada fitur Likes yang memudahkan Anda untuk mengkategorikan interest dari (calon) customer Anda. Fitur ini tidak ada di Twitter.
Anda bisa melakukan kustomisasi dengan lebih mudah terhadap aplikasi Facebook dan bisa pula menambahkan aplikasi sendiri. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh feedback yang lebih umum lagi. Dan yang pasti jumlah pengguna Facebook jauh lebih banyak daripada Twitter.

Lalu Mana yang Lebih Bagus untuk Bisnis, Facebook atau Twitter?

Kembali pada pertanyaan soal mana yang lebih bagus. Pada dasarnya kita tidak bisa memberi label mana yang bagus dan mana yang tidak secarageneral. Tetapi, lebih daripada itu, sesuaikan dengan jenis bisnis Anda. Ada dua tipe campaign yakni:
A. Brand awareness
B. Brand engagement
Atau bisa pula gabungan keduanya jika Anda mau dan memang membutuhkan. Namun ada beberapa kelebihan#Twitter yang patut Anda pertimbangkan saat ini:

  1. Pertumbuhan Twitter yang semakin cepat dibandingkan dengan Facebook.
  2. Anda bisa menggunakan public figure / influencer untuk membantu penjualan Anda. Memang Facebook sekarang menghadirkan fitur Fanpage untuk para public figure ini namun kebanyakan public figure lebih sering meng-updatedi Twitter.
  3. Anda akan mendapatkan lebih dari sekadar Like. Sebagaimana telah disinggung di poin mengenai Twitter tadi, memberi Like berarti hanya antara Anda dan follower namun melakukan Retweet atau mention, itu berarti peluang follower dari follower Anda tahu mengenai bisnis Anda akan lebih besar.
  4. Lebih cepat untuk tahu seberapa efektif informasi yang Anda berikan pada follower.
Pertimbangan di atas bukan berarti kami ‘memihak’ Twitter. Semuanya bergantung pada jenis produk Anda dan target pasar Anda. Yang pasti, Anda harus mencoba kedua platform media sosial ini untuk mengetahui mana yang paling sesuai untuk bisnis Anda.

Sebagai tambahan, apakah Anda menggunakan Facebook atau Twitter, berikut beberapa tips untuk Anda yang ingin meningkatkan konversi:


  • Iklan yang menarik, Sekarang ini, brand yang dianggap lebih ‘humanis’ karena hadir dengan konsep yang lebih menarik – jauh lebih diperhatikan. Maka dari itu, konsep soft-selling yang hadir dengan konsep iklan yang kreatif lebih disukai ketimbang hard-selling.
  • Manajemen reputasi, Yap! Brand Anda akan lebih cepat menyebar di social media, ini karena sebagian besar netizen menghabiskan waktu di social media. Namun, Anda ingin reputasi yang menyebar seperti apa? Baik atau buruk? Oleh karena itu, manajemen reputasi yang baik lewat interaksi yang baik – hendaknya dimasukkan dalam daftar tugas Anda.
  • Kelola secara profesional, Apa yang akan Anda bagikan, segala bentuk kreasi yang menarik, goal apa yang akan dicapai hendaknya dikelola secara profesional. Dengan begitu, Anda tidak membuang waktu dan tenaga karena ‘berinteraksi tanpa tujuan’.
Facebook vs Twitter, Mana Yang Paling Bagus Untuk Bisnis?

Semoga informasi ini membantu Anda yang sedang akan terjun ke social media untuk memperkenalkan dan mendekatkan diri pada customer Anda.

6 Tips memanfaatkan twitter untuk bisnis online

Berikut ini adalah 6 tips sederhana dalam memanfaatkan Twitter untuk bisnis Anda:

1. Menambah Jumlah Followers

Jika ingin Tweet yang kita kirim dilihat oleh para pengguna Twitter, maka kita harus punya banyak Followers. Proses untuk mendapatkan followers ini boleh dibilang gampang-gampang susah dan membutuhkan proses yang tidak sebentar. Biasanya para pengguna Twitter menyukai Tweet yang bermanfaat, misalnya informasi penting, kata mutiara, dan hal lainnya yang memang bermanfaat bagi orang lain. Nah, pastikan Twitter Anda selalu mengirimkan Tweet yang berisi hal-hal tersebut.
Namun jika Anda tidak ingin menunggu lama untuk mendapatkan Followers, maka Anda bisa memanfaatkan beberapa layanan yang dapat membantu menambah Followers Anda. Ada beberapa layanan di internet yang bisa Anda pertimbangkan, misalnya memanfaatkan fasilitas website yang memberikan kesempatan pada usernya untuk saling follow, atau bisa juga membeli followers. Dalam hal ini saya tidak merekomendasikan untuk membeli followers karena biasanya kebanyakan followers tersebut adalah fake account atau akun Twitter yang palsu.

2. Kirimkan Tweet Yang Bermanfaat Secara Teratur

Setelah Anda memiliki followers di Twitter, pastikan Anda selalu mengirimkan Tweet secara berkala. Hal ini untuk menjaga followers tetap bersama Anda dan membantu meningkatkan jumlah followers akun Twitter Anda dari hari ke hari. Setidaknya kita bisa mengirimkan Tweet sebanyak 10 – 30 kali perhari dalam waktu yang terjadwal.
Bagi mereka yang kesulitan untuk mengatur waktu pengiriman Tweet terjadwal, kita bisa memanfaaatkan layanan dari Hootsuite dan Socialoomph. Kedua aplikasi ini dapat membantu kita mengirimkan Tweet otomatis secara terjadwal.

3. Promosikan Website Bisnis Secara Teratur

Kita harus ingat bahwa Twitter itu sejatinya adalah media sosial untuk berinteraksi dengan pengguna lainnya, maka disarankan untuk memanfaatkannya sebagai media promosi secara wajar saja. Sebenarnya tidak ada batasan yang baku dalam mengirimkan Tweet promosi kepada para followers, namun persentase jumlah Tweet Promosi yang masih dianggap wajar adalah 30% dari jumlah Tweet dalam satu hari.
Kita bisa menambahkan link menuju website bisnis di dalam Tweet yang kita kirimkan di Twitter. Misalnya Anda adalah seorang pemilik toko online dan ingin mempromosikan salah satu produk Anda yang sedang ada promo diskon, tentu akan sangat efektif jika mengirimkan informasi tersebut dalam Tweet dengan menambahkan link produk.

4. Menentukan Waktu Posting Tweet

Pengguna Twitter tidak selalu online 24 jam dalam sehari. Biasanya ada hari dan jam tertentu dimana para pengguna Twitter aktif, dan waktu tersebut berbeda di setiap negara. Jika target market bisnis Anda di Indonesia, tentunya jam posting Tweet nya akan berbeda bila target marketnya ada di Amerika.
Berdasarkan sebuah riset menyebutkan bahwa waktu yang paling efektif untuk mengirimkan Tweet adalah pada hari Senin dan Selasa, sebaiknya hindari posting Tweet pada jam 8 malam sampai jam 9 pagi. Menurut riset tersebut, hari yang kurang baik untuk posting Tweet adalah hari Jumat karena pada hari itu kebanyakan orang lebih sibuk dengan kegiatan offline.

5. Menyewa Seorang Buzzer Untuk Meningkatkan Promosi

Jika Anda memiliki budget untuk promosi melalui Twitter, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menyewa jasa seorang Buzzer. Buzzer adalah akun Twitter yang memiliki pengaruh besar dan memiliki banyak followers. Cukup banyak pebisnis yang menyewa sebuah Buzzer untuk mempromosikan bisnis mereka.

6. Saling Promo Akun Twitter

Cukup banyak pengguna Twitter yang melakukan strategi ini. Namun disarankan untuk membuat akun Twitter cadangan dan jangan menggunakan akun Twitter utama untuk saling promo (salprom) dengan akun Twitter lain. Anda bisa mencoba untuk menjalin kerjasama untuk saling promo dengan Tweeps yang memiliki followers banyak.

6 Tips memanfaatkan twitter untuk bisnis online

Tips Singkat Jika Ingin Membangun Toko Online yang Sukses

Tips Singkat Jika Ingin Membangun Toko Online yang Sukses

Sudah tahu prinsip dasarnya, sekarang mari kita perhatikan langkah untuk memulai toko online yang sukses. Harus mulai dari mana? Berikut beberapa poinnya:


1. Cari tahu
Ya, berpikirkan dari sudut pandang calon pembeli / customer Anda. Sebagai contoh, apabila Anda ingin membuka toko online baju, pikirkan baju yang bagaimana yang mereka suka.Oya, tidak salah untuk menargetkan pasar yang spesifik. Jualan khusus baju oversized misalnya? Kedengarannya menarik.

2. Riset
Tentu saja, berpikir sendiri dan menduga-duga tanpa melakukan riset – kurang akurat. Untuk itu, Anda bisa melakukan riset produk apa yang sedang booming di toko online lainnya yang sudah ada. Dari sini, kitapun bisa mendapatkan gambaran pasar kita nantinya, kemudian memikirkan hal unik apa yang bisa kita tawarkan.

Tips Singkat Jika Ingin Membangun Toko Online yang Sukses

3. Jadi reseller / dropshipper
Tidak perlu langsung memikirkan untuk membuat toko online yang besar, tetapi Anda bisa mulai dari bawah – menjadi reseller / dropshipper. Kita akan bisa belajar terlebih dahulu bagaimana cara menjual produk, sebagai latihan untuk terjun ke bisnis yang lebih luas. Ingat prinsip di awal artikel: kualitas pelayanan. Jangan takut Anda tidak menjadi besar karena Anda menjadi reseller atau dropshipper. Banyak contoh membuktikan, toko online yang sukses ternyata dimulai dari reseller dan dropshipping.

Nah bagaimana dengan Anda, apakah sudah siap memulai bisnis dengan membangun toko online?


Tips Singkat Jika Ingin Membangun Toko Online yang Sukses